Presiden Prabowo Panggil Menteri hingga Pejabat Bidang Ekonomi ke Istana

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta. Foto: ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Presiden Prabowo Panggil Menteri hingga Pejabat Bidang Ekonomi ke Istana

Fachri Audhia Hafiez • 20 October 2026 17:31

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pejabat bidang ekonomi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa sore, 20 Oktober 2026. Pertemuan ini digelar dalam rangka rapat terbatas (ratas) membahas berbagai isu ekonomi terkini.

“(Rapat) bersama menteri ekonomi dan DEN,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dilansir Antara, Selasa, 20 Oktober 2026.
 


Jajaran pejabat bidang ekonomi mulai tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB. Selain Airlangga, hadir Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti, serta jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Sebagian besar pejabat menyampaikan bahwa hasil pembahasan rapat akan dijelaskan seusai pertemuan.


Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres.

Presiden Prabowo juga menerima kedatangan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Arrmanatha Christiawan Nasir. Menlu melaporkan perkembangan terkait rangkaian kegiatan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) António Guterres di Kementerian Luar Negeri pada Senin, 19 Oktober 2026.

“Saya tadi hanya sekadar melapor kemarin ada kunjungan Sekjen PBB. Ada kegiatan di Kemlu. Itu saja, tidak ada hal-hal yang ini, hanya rutin lah tadi melapor perkembangan apa, hasil kunjungan Sekjen PBB itu,” kata Arrmanatha usai menghadap Presiden.

Sebelumnya, Sekjen PBB António Guterres melakukan lawatan resmi ke Indonesia pada 17–19 Oktober 2026. Dalam kunjungannya, Guterres sempat menyampaikan pidato bertajuk “Delapan Dekade Perserikatan Bangsa-Bangsa: Apa Selanjutnya?” di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

(Fachri Audhia Hafiez)