Kabut Asap Karhutla Mereda, Siswa di Palembang Kembali Belajar Tatap Muka

29 October 2026 16:21

Setelah hampir dua bulan terpaksa menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat kepungan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), para pelajar di Kota Palembang, Sumatra Selatan, akhirnya kembali bersekolah untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Kembalinya aktivitas belajar di sekolah disambut antusias oleh para siswa. Guyuran hujan yang membasahi wilayah Sumatra Selatan dalam beberapa hari terakhir dinilai efektif meredakan kabut asap, sehingga indeks kualitas udara berangsur membaik dan aman bagi aktivitas pendidikan langsung di ruang kelas.

Suasana antusiasme tersebut salah satunya terlihat di SMA Plus Negeri 17 Palembang. Bagi para pelajar, kembali ke sekolah bukan sekadar hadir untuk menerima materi pelajaran di kelas, melainkan menghidupkan kembali ruang interaksi sosial yang selama berbulan-bulan terputus akibat belajar daring dari rumah.
 



Siswa kelas 12 SMAN 17 Palembang, Muhammad Arsyil Karim, mengaku sangat merindukan kebersamaan di lingkungan sekolah, terlebih karena dirinya tengah menjalani tahun terakhir di bangku SMA.

"Yang saya kangenin interaksi-interaksi itu, sama teman, sama guru, bahkan hal-hal kecil kayak ke kantin bareng. Apalagi kami sudah kelas 12, waktu di SMA ini sudah tidak lama lagi. Sangat disayangkan kalau misalnya harus melalui kelas 12 ini dengan keadaan PJJ," kata Arsyil, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Kamis, 29 Oktober 2026.

Hal senada disampaikan siswi SMAN 17 Palembang, Nayla Aurellia Dwi Fahmy. Ia menuturkan bahwa sistem pembelajaran daring selama ini memiliki keterbatasan tersendiri, mulai dari kendala kestabilan koneksi internet hingga sulitnya menyerap penjelasan guru secara optimal.

"Kalau kendala lumayan banyak, mulai dari internet dan koneksinya. Terus karena daring, mungkin sebagian materi kurang jelas disampaikan. Dengan tatap muka seperti ini, kami senang sekali bisa ketemu teman lebih intens, komunikasi lebih dekat, dan pastinya materi yang disampaikan lebih mudah dimengerti," ucap Nayla.

Kembalinya pembelajaran tatap muka menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Palembang. Para siswa dan guru pun berharap kondisi cuaca dan kualitas udara di wilayah Sumatra Selatan terus membaik dan bebas dari kabut asap, sehingga kegiatan belajar tatap muka dapat terus berjalan normal tanpa hambatan.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X