Asap Karhutla Memudar, Warga Palangka Raya Gembira Lihat Sinar Matahari

29 October 2026 14:29

Kabut asap yang sempat menyelimuti Kota Palangka Raya perlahan mulai memudar setelah hujan mulai turun. Hal ini menandakan mulai pulihnya aktivitas perekonomian masyarakat. Warga beserta pedagang mulai kembali melakukan transaksi jual beli. 

Di Pasar Besar Kota Palangka Raya, misalnya. Sejumlah pedagang mengaku suasana pasar kembali ramai dengan matahari yang bersinar cukup terik. Hal itu menjadi momen yang sangat mereka rindukan, karena kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah melumpuhkan aktivitas pasar dan telah menutupi langit Kota Palangka Raya selama kurang lebih empat bulan.

"Saya tadi sempat berbincang dengan beberapa pedagang yang mengatakan bahwa memang cahaya matahari seperti siang hari ini yang justru mereka rindukan," ujar Jurnalis Metro TV, Enrich Samuel, dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis, 29 Oktober 2026.

Tidak hanya aktivitas perekonomian, beberapa aktivitas lainnya, termasuk aktivitas penerbangan, mulai beroperasi kembali. Di Bandara Tjilik Riwut, misalnya. Salah satu maskapai penerbangan mulai beroperasi kembali. Namun, operasi masih sebatas pada pendaratan pesawat.

"Salah satunya maskapai Garuda yang melakukan operasi. Namun operasi dibatasi hanya dari segi pendaratan saja, yakni kedatangan pesawat yang nantinya akan tiba di Kota Palangka Raya," kata Enrich.

Sementara itu, pengawasan tidak kendor meskipun asap sudah mulai memudar. Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemadam kebakaran masih bersiaga untuk mengantisipasi munculnya titik api baru di wilayah Kalteng. 

"Para petugas masih terus siap siaga, yang nantinya apabila memang akan ada titik panas yang muncul di area Kota Palangka Raya, mereka akan dengan sigap langsung memadamkan ataupun mendinginkan area tersebut," kata Enrich.

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X