29 October 2026 12:43
Sejumlah sekolah di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mulai kembali melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) secara langsung di kelas. Pembelajaran di sekolah kembali dibuka setelah sebelumnya dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat kepungan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Salah satu sekolah yang mulai memberlakukan PTM kembali adalah SMPN 8 Kota Palangka Raya. Memulai hari pertama masuk sekolah, para siswa bersama dewan guru terlebih dahulu menggelar aksi gotong royong membersihkan lingkungan sekolah serta ruang kelas dari sisa debu dan partikel asap karhutla selama satu jam pelajaran pertama.
Kepala SMPN 8 Palangka Raya, Erni Ningsih, mengungkapkan rasa syukurnya atas kembalinya aktivitas belajar di sekolah. Menurutnya, interaksi langsung di ruang kelas sangat dirindukan oleh seluruh tenaga pendidik maupun para siswa setelah berhari-hari harus belajar daring dari rumah.
"Sangat senang sekali, karena bukan hanya guru, anak-anak dan peserta didik juga sangat merindukan pembelajaran tatap muka dibandingkan PJJ," ucap Erni dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Kamis, 2026.
Kendati PTM telah dimulai kembali, Erni menegaskan bahwa pihak sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai arahan dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Setiap siswa dan tenaga pengajar diwajibkan mengenakan masker di lingkungan sekolah guna mengantisipasi gangguan pernapasan.