8 September 2026 14:28
Jakarta: Kabut asap masih menyelimuti sebagian wilayah Indonesia dan tentunya menjadi ancaman kesehatan bagi warga di sekitarnya. Di tengah kondisi tersebut, menggunakan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang paling mudah dilakukan masyarakat, terutama untuk membantu menyaring partikel halus berbahaya seperti PM2.5 agar tidak masuk ke saluran pernapasan.
Meski demikian, ternyata tidak semua masker dapat menjadi solusi untuk menghadapi kabut asap akibat karhutla. Melansir dari Metrotvnews.com, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih dan menggunakan masker.
Baca Juga :
Tidak semua masker efektif menyaring asap karhutla. Sangat disarankan untuk memilih masker dengan standar filtrasi tinggi, seperti jenis N95, N100, R100, atau P100.
Masker tidak disarankan dipakai terus-menerus tanpa jeda, terutama saat berada di dalam ruangan. Penggunaan berlarut-larut dapat memberatkan pernapasan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, atau penderita gangguan pernapasan.
Nah, masker merupakan alat pelindung diri yang dapat membantu melindungi saluran pernapasan jika dipilih dan digunakan dengan tepat. Pastikan juga untuk rutin mengganti masker secara berkala serta membatasi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara belum membaik.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.