14 March 2026 00:55
Pemimpin tertinggi Revolusi Islam Iran yang baru, Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei, menyampaikan pesan perdana yang berisi penegasan sikap politik luar negeri Iran terhadap kehadiran militer asing di kawasan Timur Tengah. Dalam pesan yang dibacakan oleh penyiar televisi pemerintah Iran pada Kamis waktu setempat, Mojtaba menyerukan agar negara-negara tetangga, khususnya di kawasan Teluk, segera menutup pangkalan militer Amerika Serikat (AS).
Sayyid Mojtaba menyatakan bahwa pada dasarnya Iran ingin menjalin hubungan persahabatan yang erat dengan negara-negara tetangganya. Namun, ia menegaskan bahwa keberadaan pangkalan militer AS di wilayah tersebut menjadi penghalang utama bagi stabilitas kedaulatan.
Ia mendesak negara-negara yang menampung pangkalan tersebut untuk menentukan sikap tegas terhadap 'agresor' yang dituding telah melanggar kedaulatan wilayah Iran dan membunuh rakyatnya. Mojtaba menekankan pentingnya bagi negara-negara Teluk untuk menutup pangkalan-pangkalan militer AS secepat mungkin guna menjaga keamanan regional.
| Baca juga: Respons Nasib Selat Hormuz, Iran Salahkan AS dan Israel |