Sekolah Seni Yonif Gelar Drama Musikal 'Putri Lopian' di TIM

1 September 2026 16:24

Sekolah Seni Yonif (SSY) sukses menyelenggarakan pementasan drama musikal bertajuk "Putri Lopian: Bunga Belantara Dairi" di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Acara ini bertujuan memberikan wadah bagi anak-anak untuk mengasah bakat seni sekaligus memperdalam pemahaman mereka terhadap kekayaan budaya nusantara.

Lakon ini mengangkat kisah heroik Putri Lopian Sinambela, putri dari pahlawan nasional Raja Sisingamangaraja XII. Pertunjukan dikemas secara apik dengan memadukan seni peran, tarian tradisional, musik, serta balutan busana khas Sumatra Utara. Produksi skala besar ini melibatkan lebih dari 60 pemeran berbakat dan didukung oleh tim produksi yang mencapai 100 orang.

Melalui pementasan ini, SSY yang awalnya berfokus pada seni tari kini melebarkan sayapnya ke bidang teater dan vokal. Selain aspek teknis seni, program ini juga menekankan pembentukan karakter anak melalui nilai-nilai disiplin, keberanian, dan semangat kerja sama tim.
 


Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi Sekolah Seni Yonif yang telah melatih anak-anak selama sembilan tahun terakhir. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk terus mendukung ruang-ruang kreatif bagi generasi muda.

"Pemprov DKI akan terus membuka, ruang ekspresi seperti ini. Saya sangat berterima kasih kepada Yonif yang ternyata memberikan tempat untuk berlatih. Dan saya suprise, sudah hampir sembilan tahun berlatih di situ, luar biasa. Jadi artinya selain teater ini, ada beberapa sanggar yang memang juga saya challenge untuk membuat, tapi tidak semuanya drama. Ada musik, ada tari," ujar Rano Karno dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Selasa, 1 September 2026.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov DKI Jakarta berencana menambah fasilitas ruang latihan di kawasan Taman Ismail Marzuki agar lebih banyak komunitas seni dan anak-anak yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi kreatif mereka.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X