Tangis Pilu Warga Nepal usai Dapati Keluarga Tersapu Banjir Bandang

28 August 2026 23:53

Tangis pilu warga Nepal pecah saat mendapati anggota keluarga mereka tersapu banjir bandang di wilayah perbatasan Tiongkok-Nepal. Salah satu warga, Shristi Maya Tamang, tak kuasa membendung air mata setelah mengetahui orang terkasihnya menjadi korban jiwa dalam bencana tersebut.

Duka mendalam juga dirasakan Dawan Lama yang kehilangan banyak anggota keluarganya. Ia mengatakan hampir seluruh garis keturunannya di desa tersebut telah tiada akibat bencana.

“Desa saya, garis keturunan saya, keluarga saya, semuanya telah tiada,” kata Dawan dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Jumat 28 Agustus 2026.

Ia menuturkan ayah, saudara perempuan, dan sejumlah kerabatnya turut menjadi korban.

“Ayah saya, saudara perempuan saya, kerabat saya sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Di tengah kehilangan tersebut, Dawan masih merasakan sedikit kebahagiaan ketika dapat bertemu dengan ayah mertuanya.

“Hari ini, saya bertemu ayah mertua saya, senang bisa bertemu dengannya,” kata Dawan.

Sementara itu, warga di Nuwakot, Nepal, masih dibayangi ancaman banjir susulan. Pihak berwenang setempat memperingatkan warga untuk menjauhi sungai yang masih meluap.

Pencarian terhadap ratusan orang yang masih hilang juga terus dilakukan. Tim penyelamat masih berupaya menemukan korban di tengah kondisi wilayah yang terdampak banjir bandang.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X