6 June 2026 11:17
PT Vale Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Luwu Timur. Melalui strategi integrasi yang mencakup sektor kesehatan, pendidikan, hingga pelatihan vokasi, perusahaan berupaya menciptakan ekosistem pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan.
Salah satu fokus utama perusahaan adalah penanganan stunting yang telah berjalan sejak Maret 2026. Program ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari tenaga medis puskesmas, posyandu, hingga bidan desa untuk memastikan anak-anak mendapatkan penanganan secara komprehensif.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 42 anak yang direkomendasikan oleh puskesmas dan posyandu menjalani pemeriksaan menyeluruh di Rumah Sakit Primaya Inco Sorowako. Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam menunjukkan 37 anak terkonfirmasi mengalami stunting dan memerlukan penanganan khusus.
Dokter Spesialis Anak RS Primaya Inco Sorowako, dr. Melda Hadi, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan dengan pemantauan ketat setiap 10 hari sekali. Penanganan diawali dengan pemeriksaan medis menyeluruh, termasuk wawancara kepada orang tua.
"Langkah awal yang kami lakukan adalah pemeriksaan medis, wawancara pola makan, kita juga melakukan pemantauan berat badan dan tinggi badan secara rutin dan teratur setiap 10 hari hingga pemeriksaan laboratorium dan screening TB melalui tes tuberkulin," jelas Imelda yang dikutip Metro Pagi Primetime pada Sabtu 6 Juni 2026.
Selain pemeriksaan medis, intervensi gizi diberikan melalui edukasi ASI, pemberian susu berkalori tinggi, suplementasi zat besi untuk anak yang anemia, serta pemberian vitamin D dan probiotik untuk mendukung pertumbuhan mereka.
"Kita juga berkolaborasi dengan bidan desa untuk melakukan pemantauan secara rutin ke rumah-rumah," tambahnya.
| Baca juga: PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Berdayakan Masyarakat Lewat Pertanian Berkelanjutan |