21 April 2026 17:08
Presiden Prabowo Subianto berencana mempercepat pembangunan tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall) di sepanjang wilayah pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa. Langkah strategis ini dibahas dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri terkait guna mengatasi ancaman degradasi lingkungan di wilayah tersebut.
Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa sekaligus Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf, menjelaskan bahwa proyek ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Konstruksi tanggul ini diprediksi mampu menyelamatkan sekitar 60% kawasan industri serta memberikan perlindungan bagi lebih dari 30 juta penduduk yang tinggal di wilayah pesisir terdampak.
Meskipun instruksi percepatan telah diberikan, Didit menekankan bahwa saat ini proyek Giant Sea Wall masih berada dalam tahap perencanaan dan pengkajian mendalam. Pemerintah tengah menghitung secara detail aspek konstruksi serta ketersediaan sumber daya yang ada di Indonesia agar pemanfaatannya optimal.
Hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan waktu pasti kapan pembangunan proyek tersebut akan dimulai. Namun, proyek ini diharapkan dapat direalisasikan secepat mungkin dengan tetap mengedepankan aspek perlindungan lingkungan.
| Baca juga: Presiden Gelar Ratas Bahas Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall |