8 May 2026 13:08
Kemarahan warga Pati, Jawa Tengah, memuncak hingga berujung pada penggerebekan rumah pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu. Aksi ini dipicu oleh dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh pengasuh pondok tersebut terhadap sekitar 50 santriwatinya.
Situasi di lokasi sempat memanas saat perwakilan pengurus yayasan menemui massa. Dalam aksi tersebut, warga menuntut pihak kepolisian untuk segera menangkap dan menahan oknum kiai yang diduga menjadi pelaku pelecehan.
Tindakan asusila ini dinilai sangat mencederai institusi pendidikan agama. Ahmad Nawawi, salah seorang warga Desa Tlogosari, mengungkapkan kekecewaannya, karena perilaku terduga pelaku telah merusak citra pondok pesantren, organisasi Nahdlatul Ulama (NU), serta mencoreng nama baik Desa Tlogosari.
"Yang bersangkutan mengatasnamakan, mengatasnamakan pondok pesantren ini merusak citra nama pondok pesantren dan khususnya kepada NU dan kepada nama desa Tlogosari," ujar Nawawi dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jum'at 8 Mei 2026.