11 May 2026 11:47
Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan juga Mina atau Armuzna, para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia mengimbau jemaah agar menjaga kondisi fisik dan tidak memforsir diri dengan ibadah berlebihan. Langkah ini dinilai penting agar jemaah tetap prima saat menjalani rangkaian puncak ibadah haji yang membutuhkan stamina dan kesiapan fisik ekstra.
Kepala PPIH Daker Madinah, Khalilurrahman mengatakan, jemaah diharapkan bijak mengelola tenaga dan waktu selama berada di tanah suci. Menurutnya ibadah wajib dan persiapan menuju Armuzna harus menjadi prioritas utama dibandingkan aktivitas sunah yang berisiko menguras energi.
Selain menjaga kebugaran tubuh, jemaah juga diminta untuk mematangkan pemahaman manasik haji. Petugas terus mengingatkan agar jemaah memahami alur pergerakan, tata cara ibadah, serta ketentuan selama menjalani wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga melontar jumrah di Mina.
“Persiapan menuju jelang Armuzna pertama adalah pastikan mereka memahami manasik haji ketika mereka akan diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah Al-Mukarramah.“ kata Kepala PPIH Daker Madinah, Khalilurrahman, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Senin, 11 Mei 2026.
| Baca juga: Waspada Heatstroke dan Dehidrasi Jemaah Haji 2026 |