21 August 2026 21:36
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, dilaporkan kian meluas. Titik api kini mulai mendekati kawasan pemukiman, memicu kekhawatiran warga akan keselamatan tempat tinggal mereka.
Dalam tayangan Top News Metro TV, Jumat, 21 Agustus 2026, kobaran api terpantau mengancam wilayah Trans Bangun, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Berau, tercatat ada 107 kasus karhutla di 12 kecamatan sepanjang Juli hingga Agustus 2026. Seluruh personel Satgas Karhutla kini dikerahkan secara maksimal untuk melakukan penanganan.
Dampak kabut asap juga mulai terasa pekat, sehingga pemerintah daerah setempat mengimbau warga untuk selalu mengenakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan guna menjaga kesehatan.
Situasi serupa terjadi di Kotim, Kalimantan Tengah. Kepulan asap tebal telah menyelimuti kompleks perumahan dan membatasi jarak pandang secara drastis, sehingga mengganggu mobilitas warga. Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengungkapkan bahwa total lahan yang terbakar hingga saat ini telah mencapai 1.382 hektare.
Hingga saat ini, petugas gabungan dan relawan di kedua provinsi tersebut masih terus berjibaku memadamkan titik-titik api di tengah kondisi cuaca kering guna mencegah dampak yang lebih luas bagi masyarakat.