Jakarta: Kanker usus atau kanker kolorektal merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena gejalanya pada tahap awal seringkali tidak disadari. Pada wanita muda, tanda-tanda awal kanker usus kerap menyerupai gangguan pencernaan biasa sehingga banyak penderita terlambat mendapatkan diagnosis dan penanganan.
Melansir dari laman Kementerian Kesehatan, kanker usus besar terjadi akibat perubahan atau mutasi gen pada jaringan usus besar. Hingga kini penyebab pasti mutasi tersebut belum diketahui. Namun, sejumlah faktor gaya hidup diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker usus, seperti pola makan rendah serat, konsumsi daging merah dan makanan berlemak secara berlebihan, kebiasaan merokok, konsumsi minuman beralkohol, serta kurangnya aktivitas fisik.
Beberapa gejala awal kanker usus yang sering diabaikan:
1. Mudah Lelah dan Kurang Bertenaga
Salah satu gejala yang sering tidak disadari adalah rasa lelah berlebihan. Kondisi ini dapat terjadi akibat anemia yang disebabkan oleh perdarahan kecil namun berlangsung terus-menerus di saluran pencernaan.
Perdarahan tersebut membuat kadar hemoglobin menurun sehingga pasokan oksigen ke seluruh tubuh berkurang. Akibatnya, penderita dapat merasa lemas, pucat, sulit berkonsentrasi, hingga mengalami sesak napas saat beraktivitas.
2. Berat Badan Turun Drastis Tanpa Sebab
Penurunan berat badan secara tiba-tiba tanpa perubahan pola makan atau olahraga juga perlu diwaspadai. Kondisi ini bisa terjadi karena tubuh menggunakan lebih banyak energi untuk melawan pertumbuhan sel abnormal, sementara penyerapan nutrisi di usus mulai terganggu.
3. Muncul Darah Saat Buang Air Besar
Adanya darah pada tinja atau perdarahan dari anus merupakan salah satu tanda yang tidak boleh diabaikan. Warna darah bisa bervariasi, mulai dari merah terang hingga merah tua yang bercampur dengan feses. Perdarahan ini dapat terjadi akibat luka atau iritasi pada dinding usus yang dipicu oleh pertumbuhan tumor. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
4. Perubahan Pola Buang Air Besar
Perubahan kebiasaan buang air besar yang berlangsung dalam waktu lama juga dapat menjadi tanda awal kanker usus. Gejala ini dapat berupa diare berkepanjangan, sembelit yang terus-menerus, atau perubahan bentuk dan konsistensi tinja.
Berbeda dengan gangguan pencernaan biasa, perubahan pola buang air besar akibat kanker usus umumnya berlangsung selama beberapa minggu dan tidak membaik meski pola makan telah diperbaiki.
5. Nyeri hingga Kram Perut yang Berulang
Nyeri perut yang muncul berulang kali dan tidak kunjung hilang juga perlu mendapat perhatian. Pada tahap awal, rasa nyeri biasanya terasa ringan atau berupa kram yang datang dan pergi. Lokasi nyeri dapat berbeda-beda tergantung letak tumor di dalam usus.
Banyak gejala kanker usus pada wanita muda yang mirip dengan masalah pencernaan sehari-hari, sehingga sering dianggap sepele. Karena itu, penting untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami perubahan pola buang air besar yang berkepanjangan, perdarahan saat buang air besar, penurunan berat badan tanpa sebab, atau kelelahan yang tidak biasa.
(Jessica Nur Faddilah)