10 July 2026 21:26
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan telah menyerang sebuah pusat komando dan kendali di Asia Barat serta pangkalan udara Al-Azraq di Yordania dengan 10 rudal balistik. Serangan ini merupakan gelombang kedua pembalasan Iran atas serangan Amerika di wilayah Iran.
Pasukan Dirgantara IRGC meluncurkan serangan pada Kamis, 9 Juli 2026 waktu setempat, beberapa jam setelah operasi pembalasan awal Iran terhadap target-target AS di Bahrain dan Kuwait. IRGC menegaskan setiap pengulangan agresi akan memperluas respons pembalasan ke pangkalan musuh lainnya di kawasan.
Lebih lanjut IRGC mengatakan bahwa balasan fase kedua ini membuktikan ultimatum Iran terhadap agresi militer Amerika pembunuh anak-anak. Iran mengumumkan pusat komando dan kendali musuh di Asia Barat serta pangkalan udara Al-Azraq di Yordania telah dihancurkan dengan 10 rudal balistik. Pangkalan Al-Azraq merupakan fasilitas utama yang digunakan oleh pasukan Amerika di Yordania.
Pernyataan IRGC memperingatkan bahwa serangan lebih lanjut akan menyusul jika agresi AS terus berlanjut. Rentetan serangan rudal ini menyusul serangan ilegal pasukan AS di wilayah pesisir Iran yang mengakibatkan setidaknya 14 personel militer dan warga sipil Iran gugur dan 78 orang terluka.