Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan riset dan kajian intensif terkait permasalahan rumah. Hal ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program tiga juta rumah untuk masyarakat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengatakan bahwa kampus-kampus akan segera melakukan penelitian dan kajian mendalam terkait perumahan dalam rangka membantu tata kota dan tata ruang.
"Jadi tadi Pak Presiden memberikan petunjuk bagaimana fakultas planologi, arsitek di setiap kampus bisa membantu kepala-kepala daerah," ujar Brian Yuliarto dalam tayangan
Prioritas Indonesia Metro TV, Selasa 7 April 2026.
Brian menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terkait jalannya riset. Nantinya, Menteri PKP Maruarar Sirait akan menjadi komando koordinasinya.
Brian mengatakan Prabowo juga menginstruksikan agar perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Planologi dapat membantu kepala daerah untuk membenahi tata ruang kota/kabupaten. Langkah ini bertujuan menciptakan kota/kabupaten yang berkelanjutan dan inklusif.
“Membantu kepala-kepala daerah sehingga tata ruang, tata kota dari setiap wilayah, kota atau kabupaten, itu menjadi tempat praktiknya mahasiswa,” ujar dia.