Serangan Rudal ke Bandara Riyadh Ganggu Penerbangan Umrah Skema Transit

14 October 2026 14:46

Serangan rudal yang mengarah ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, berimbas pada jadwal keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia. Meski operasional penerbangan langsung (direct flight) menuju Jeddah dan Madinah di Bandara Soekarno-Hatta terpantau tetap berjalan aman dan lancar, pembatalan terpaksa dialami oleh rombongan jemaah yang menggunakan skema penerbangan transit demi alasan keselamatan.

Para jemaah yang terdampak baru menerima pengumuman pembatalan secara mendadak pada sore hari, yakni hanya sekitar 50 menit sebelum jadwal lepas landas. Salah satu pembatalan terjadi pada penerbangan maskapai IndiGo rute Jakarta menuju Jeddah via transit di Mumbai, India. Pihak maskapai membatalkan penerbangan lanjutan rute Mumbai–Jeddah guna menghindari area rawan potensi serangan di kawasan bandara Arab Saudi.

"Menggunakan maskapai IndiGo, transit di Mumbai. Nanti dari Mumbai dilanjutkan ke Jeddah, baru dari Jeddah ke Madinah. Dari sejak kedatangan kita pukul 11.00 sampai pukul 15.00 itu semua normal. Tiba-tiba pukul 15.00 kita dikumpulkan, ada pengarahan dari maskapai IndiGo bahwa pesawat dari Jakarta ke Mumbai itu masih ada, namun dari Mumbai ke Jeddah itu tidak ada penerbangan." kata calon jemaah umrah asal Bogor, Rika, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 14 Oktober 2026.
 



Akibat pembatalan tersebut, sebagian jemaah umrah asal wilayah Jabodetabek memilih untuk kembali ke rumah masing-masing. Sementara itu, para jemaah yang berasal dari luar Pulau Jawa, seperti Provinsi Bengkulu, terpaksa harus bertahan di Jakarta sembari menunggu kepastian dan petunjuk lebih lanjut dari pihak manajemen agen travel.

"Kalau dari manajemen travel tadi masih diusahakan, semoga ada kabar baik secepatnya. Mungkin kita nunggu kepastian dulu dari pihak travelnya, masih standby di Jakarta." ucap calon jemaah umrah asal Bogor, Fitri.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X