Calon penumpang umrah di Bandara Soekarno-Hatta. (Metro TV/ Ahmad Heri Santoso)
Pengelola Bandara Soetta Imbau Penumpang Umrah Pantau Jadwal Maskapai
Metro TV • 14 October 2026 11:57
Tangerang: Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengimbau calon penumpang umrah yang akan bepergian ke Arab Saudi untuk memantau informasi dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai. Imbauan ini disampaikan menyusul dinamika situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang berdampak terhadap perjalanan sejumlah penumpang internasional.
Asisten Deputi Branch Communication Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengatakan calon penumpang, khususnya yang menuju Jeddah dan Madinah, perlu memastikan informasi penerbangan terbaru sebelum berangkat ke bandara.
“Kami mengimbau kepada seluruh calon penumpang yang akan melaksanakan perjalanan menuju Timur Tengah, khususnya untuk penerbangan menuju Jeddah dan Madinah, agar senantiasa memantau informasi yang disampaikan melalui kanal-kanal resmi maskapai,” kata Yudistiawan di Tangerang, Rabu, 14 Oktober 2026.
Baca Juga :
Selain memantau informasi dari maskapai, calon penumpang juga diminta aktif berkoordinasi dengan biro perjalanan yang menangani keberangkatan umrah. Hal ini dilakukan untuk memperoleh informasi terkini mengenai jadwal penerbangan.
Yudistiawan memastikan operasional penerbangan domestik dan internasional di Bandara Soekarno-Hatta hingga saat ini masih berjalan normal dan lancar. “Sampai hari ini, penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, baik domestik maupun internasional, masih berlangsung dengan normal dan lancar,” ujarnya.

Ilustrasi Bandara Soekarno-Hatta. (Metro TV/ Ahmad Heri Santoso)
Dia menjelaskan, penerbangan jemaah umrah menuju Jeddah, baik secara langsung maupun melalui penerbangan transit, juga masih berlangsung normal.
“Adapun jemaah umrah yang tidak menuju Riyadh, dalam hal ini jemaah umrah yang langsung menuju Jeddah maupun transit tetapi menuju Jeddah, sampai dengan saat ini bisa berjalan dengan normal dan lancar,” ungkapnya.
Meski demikian, sejumlah penumpang dengan tujuan akhir Riyadh, Arab Saudi, yang transit di Dubai, Uni Emirat Arab, belum dapat melanjutkan perjalanan akibat situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. (Ahmad Heri Santoso)