Jakarta: Semangat perjuangan anak muda Indonesia tidak hanya tercermin dalam sejarah, tetapi juga hadir melalui berbagai karya film. Sejumlah film Indonesia mengangkat kisah tentang idealisme, pendidikan, prestasi, hingga keberanian dalam menghadapi keterbatasan. Dalam momentum peringatan Sumpah Pemuda, film-film ini bisa menjadi pilihan tontonan untuk mengenang perjuangan sekaligus mengambil inspirasi dari generasi muda Indonesia. Berikut lima rekomendasi film bertema perjuangan anak muda yang menarik untuk ditonton.
1. Gie (2005)
Film Gie mengisahkan perjalanan Soe Hok Gie, seorang mahasiswa Universitas Indonesia yang dikenal kritis terhadap kondisi sosial dan politik pada masanya. Berpegang pada idealismenya, Gie berani menyuarakan pendapat dan mengkritik ketidakadilan, bahkan ketika pandangannya berbeda dari orang-orang di sekitarnya.
2. Rudy Habibie (2016)
Rudy Habibie mengangkat kisah kehidupan B.J. Habibie sebelum menjadi Presiden ketiga Republik Indonesia. Film ini mengikuti perjuangannya menempuh pendidikan teknik penerbangan di Jerman, menghadapi keterbatasan hidup sebagai mahasiswa perantauan, serta mempertahankan cita-citanya untuk membangun industri dirgantara Indonesia.
3. 3 Srikandi (2016)
Film 3 Srikandi menceritakan perjuangan tiga atlet panahan putri Indonesia, yakni Nurfitriyana Saiman, Lilies Handayani, dan Kusuma Wardhani, dalam mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade Seoul 1988. Di bawah bimbingan pelatih mereka, ketiganya harus menjalani latihan intensif, menghadapi tekanan, dan mengatasi perbedaan demi mencapai tujuan bersama. Perjuangan mereka menjadi bagian penting dari sejarah olahraga Indonesia setelah berhasil meraih medali perak dalam cabang panahan beregu putri.
4. Denias, Senandung di Atas Awan (2006)
Denias, Senandung di Atas Awa berkisah tentang seorang anak Papua bernama Denias yang berjuang mendapatkan pendidikan layak. Tinggal di wilayah pegunungan dengan keterbatasan akses sekolah, Denias tidak menyerah untuk belajar dan mengejar cita-citanya. Dengan tekad kuat, ia menghadapi berbagai rintangan demi memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik.
5. Sang Pemimpi (2009)
Diadaptasi dari novel karya Andrea Hirata, Sang Pemimpi mengikuti perjalanan Ikal, Arai, dan Jimbron dalam mengejar cita-cita di tengah keterbatasan ekonomi di Belitung. Ketiganya berusaha menyelesaikan pendidikan dan mempertahankan impian untuk melanjutkan studi hingga ke Eropa.
(Titik Nurmalasari)