20 October 2026 21:12
Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menyediakan fasilitas rumah oksigen serta menerjunkan armada mobil oksigen keliling (mobile oxygen) untuk melayani warga yang terpapar kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan. Langkah darurat ini disiapkan guna mengantisipasi melonjaknya penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang telah menembus 11.276 kasus sejak Juni hingga 19 Oktober.
Kondisi asap di Kota Palangka Raya dilaporkan jauh lebih pekat dibandingkan hari-hari sebelumnya Memburuknya kualitas udara membuat puskesmas dan rumah sakit diserbu masyarakat yang mengeluhkan gangguan pernapasan serta sesak napas.
Guna memastikan warga mendapatkan penanganan medis secara cepat, pihak dinas kesehatan menyiagakan jaringan puskesmas di seluruh wilayah, termasuk memberlakukan jam operasional 24 jam pada beberapa fasilitas kesehatan.
Baca Juga :
"Kami tetap menyiapkan 11 puskesmas itu, kemudian ada beberapa puskesmas yang kita buka 24 jam dalam rangka membantu masyarakat yang mengalami batuk, pilek, ISPA. Yang kedua, ada 43 puskesmas pembantu yang kita standby terus. Kemudian kita juga menyiapkan ada mobil mobile oxygen," terang Plt. Kadis Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa, 20 Oktober 2026.
Keberadaan rumah oksigen dan unit oksigen bergerak ini diharapkan dapat mempercepat pertolongan pertama bagi warga yang membutuhkan penanganan pernapasan darurat di tengah kepungan kabut asap.