Karhutla di Musi Banyuasin Capai 1.000 Hektare

20 October 2026 15:35

Musi: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, terus terjadi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, luas lahan yang terbakar mencapai 1.000 hektare, sementara kabut asap sempat membatasi jarak pandang hingga sekitar 100 meter.

“Sejauh ini update daripada penanganan karhutla di Kabupaten Musi Banyuasin, dapat kami sampaikan bahwa luasan lahan itu ada 1.000 hektare dengan titik api itu untuk dalam tiga hari terakhir ini sudah mencapai 20 lebih,” kata Sekretaris BPBD Musi Banyuasin, Dedi dalam tayangan Breaking News Metro TV, Selasa 20 Oktober 2026. 

Salah satu kebakaran terjadi di dekat permukiman warga di belakang Perumahan Bumi Sejahtera, Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu. Kebakaran tersebut menghanguskan lahan seluas sekitar 10 hektare.

Api berhasil dipadamkan setelah tim gabungan BPBD, TNI, dan Polri melakukan pemadaman selama kurang lebih satu jam. Meski demikian, petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala.

Dedi menjelaskan, pemadaman kebakaran di lokasi seluas 10 hektare tersebut dilakukan dengan mengerahkan empat mobil pemadam kebakaran dan enam mobil suplai air, serta dibantu mesin jinjing.

Menurut Dedi, Kecamatan Bayung Lencir dan Kecamatan Sekayu menjadi dua wilayah yang menjadi fokus penanganan. Secara keseluruhan, terdapat lima kecamatan yang menjadi prioritas karena tingginya titik api.

Namun, petugas menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber air dan akses menuju lokasi kebakaran.

“Untuk tantangan yang kami hadapi itu salah satunya adalah air. Bagaimana kami bisa memadamkan karena kalau tidak ada sumber air. Kemudian akses untuk menuju lokasi sehingga teman-teman kadang-kadang kesulitan dalam hal pemadaman karena memang tidak dapat melakukan pemadaman dengan akses yang terbatas,” ujar Dedi.

Untuk menjaga kesiapan personel, BPBD juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala terhadap petugas yang diterjunkan. Tim kesehatan disiagakan di posko induk agar para petugas tetap dalam kondisi fit selama menjalankan pemadaman.

Di sisi lain, kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Musi Banyuasin, terutama pada pagi hari. Kabut asap tersebut mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan kekhawatiran terhadap dampak kesehatan. Warga diimbau tetap menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap yang dapat memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X