The Local Market Pasar Wiwitan, Wadah Kolaborasi Ekraf dan UMKM

2 August 2026 18:21

The Local Market kembali hadir melalui edisi pasar Wiwitan di kawasan SCBD Jakarta. Tidak sekadar menjadi pasar produk lokal, ajang ini juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan juga UMKM Indonesia.

The Local Market edisi pasar Wiwitan digelar pada 1 hingga 2 Agustus 2026.  Mengangkat tema Wiwitan yang berarti permulaan, penyelenggara ingin membangun tradisi baru agar masyarakat memiliki ruang untuk menikmati produk lokal, kuliner, seni dan budaya pada akhir pekan pertama setiap bulan. 

Sekitar 200 tenan hasil kurasi dari berbagai daerah turut meramaikan acara. Seluruh produk yang ditampilkan diseleksi berdasarkan kualitas dan keberlanjutan agar mampu menjadi etalase produk lokal Indonesia.

"Kita semua mengatakan bahwa pejuang ekonomi kreatif, UMKM kita, warga negara Indonesia butuh sebuah panggung untuk memperlihatkan apa yang sudah mereka kreasikan. Maka di sini kita bisa melihat nih seluruh subsektor ekonomi kreatif mendapatkan satu tempat untuk memperlihatkan ada apa saja sih di sini," ujar Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar, dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Minggu, 2 Agustus 2026.

 



Menurut Irene, kehadiran pasar Wiwitan tak hanya memberikan akses bagi pelaku usaha untuk memasarkan produknya, namun juga membuka ruang pertemuan antara kreator dan masyarakat, agar nilai dan cerita di balik setiap produk lokal dapat lebih dikenal. 

Penyelenggara menargetkan pasar Wiwitan menjadi agenda rutin ibu kota yang dapat menarik wisatawan maupun warga Jakarta. Setiap bulannya acara akan tampil dengan tema berbeda untuk memberikan pengalaman baru bagi pengunjung.

"Jadi ini jadi tujuan untuk turis juga dan untuk warga-warga Indonesia untuk come and enjoy the local, the local atmosphere, you know," kata Founder Pasar Wiwitan Tito.

Melalui konsep yang digelar secara berkelanjutan, pasar Wiwitan diharapkan tak hanya menjadi pusat belanja produk lokal tetapi juga menjadi ikon akhir pekan baru di Jakarta yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif dan memperkenalkan karya anak bangsa kepada masyarakat luas. 

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X