Kemenkeu Tawarkan ORI029 dengan Kupon hingga 5,8 Persen

27 January 2026 22:05

Direktorat Surat Utang Negara (SUN) Kementerian Keuangan meluncurkan penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri ORI029 pada Senin, 26 Januari 2026. Penjualan ORI029 dapat dibeli masyarakat melalui mitra distribusi yang ditunjuk pemerintah.

Tidak jauh berbeda dengan seri sebelumnya, ORI029 menawarkan dua pilihan tenor, yakni 3 tahun dan 6 tahun. Jenis kupon yang ditawarkan yaitu merupakan tingkat bunga tetap, yang mana jumlah kupon bunga dibayarkan setiap bulannya akan merata.

Besaran kupon disesuaikan dengan tenor yang dipilih investor. Untuk tenor 3 tahun, ORI029 menawarkan kupon sebesar 5,45 persen per tahun, sedangkan tenor 6 tahun memberikan kupon lebih tinggi yakni 5,8 persen per tahun.

“Kuponnya tetap, jadi jumlah kupon yang diterima setiap bulan akan sama sampai jatuh tempo,” jelas pihak Direktorat SUN.

Pembelian SBN Ritel ORI029 dapat dilakukan melalui 28 mitra distribusi Kementerian Keuangan, yang terdiri dari bank umum, perusahaan efek, dan perusahaan efek khusus. Kemenkeu menyediakan kuota pembelian sebesar Rp25 triliun, dengan masa penawaran berlangsung mulai 26 Januari hingga 19 Februari 2026.
 

Baca juga: ORI029 Resmi Terbit, Simak Cara Beli dan Jadwal Lengkapnya

Kementerian Keuangan menetapkan minimal pembelian ORI029 sebesar Rp1 juta, dan berlaku kelipatan Rp1 juta. Skema ini dinilai ramah bagi investor pemula, khususnya generasi muda yang baru mulai berinvestasi.

“Minimalnya Rp1 juta. Ini sangat terjangkau untuk generasi muda yang baru belajar investasi,” ujar Plt Direktur SUN Kementerian Keuangan, Novi Puspita Wardani.

Sementara itu, batas maksimal pembelian juga ditetapkan untuk menjaga pemerataan. Untuk tenor 3 tahun, maksimal pembelian sebesar Rp5 miliar, sedangkan tenor 6 tahun dibatasi hingga Rp10 miliar per investor.

Pembatasan ini dilakukan agar investor individu dengan dana terbatas tetap memiliki kesempatan membeli SBN ritel, tanpa tersaingi investor besar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)