Prabowo Perintahkan Bea Cukai Perketat Pengawasan di Wilayah Perbatasan dan Pesisir

23 September 2026 12:12

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memperketat pengawasan di wilayah perbatasan dan pesisir guna mencegah maraknya penyelundupan barang ilegal. Terutama narkotika hingga pakaian bekas (balpres).

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama mengungkapkan menerima arahan itu dari Presiden Prabowo saat menghadap di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Pengawasan diarahkan untuk mencegah masuknya barang-barang ilegal maupun barang yang dilarang, seperti narkoba dan balpress,” kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, Rabu, 23 September 2026.

 



Guna menjalankan arahan Kepala Negara, pihak Bea Cukai menyiapkan sejumlah langkah strategis di lapangan. Strategi tersebut meliputi penambahan peralatan operasional serta pengetatan Satuan Tugas (Satgas), Terutama pada jalur laut yang menjadi pintu masuk utama barang-barang ilegal.

“Strateginya yang pasti menambah peralatan, kemudian Satgas diperketat,” kata Djaka.

Menurut Djaka, titik paling krusial dalam penebalan pengawasan berada di sepanjang jalur Selat Malaka. Bea Cukai akan mengoptimalkan keberadaan pangkalan sarana operasi di perairan strategis tersebut. Termasuk pengerahan lebih dari 100 kapal operasional untuk meningkatkan pengamanan.

“Di sepanjang Selat Malaka kita ada pangkalan sarana operasi. Di situ ada sekitar hampir 100 lebih kapal, nanti akan kita berdayakan semua.” ucapnya.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X