52% Warga AS Dukung Pemakzulan Donald Trump

10 April 2026 19:32

Sebagian besar warga Amerika Serikat (AS) menyatakan dukungan terhadap pemakzulan Presiden AS Donald Trump. Dukungan terhadap pemakzulan ini muncul di tengah kritik terhadap kebijakan Trump yang dinilai memicu konflik dengan Iran. Termasuk ancaman militer yang meningkatkan ketegangan geopolitik.

Laporan Newsweek menyebutkan, berdasarkan survei terbaru yang dirilis pada 8 April 2026, sebanyak 52 persen pemilih terdaftar mendukung pemakzulan Trump. Sementara itu, 40 persen responden menyatakan penolakan.

Menariknya, pergeseran opini publik ini terjadi lebih cepat dibandingkan era Richard Nixon, yang sebelumnya menjadi satu-satunya presiden AS yang menghadapi dukungan mayoritas publik untuk pemakzulan.
 



Secara historis, Trump sendiri telah dua kali dimakzulkan oleh DPR AS pada masa jabatan pertamanya. Namun, upaya tersebut gagal berlanjut setelah ditolak oleh Senat.

Saat ini, upaya pemakzulan kembali mencuat di Kongres, terutama dari Partai Demokrat. Puluhan legislator disebut menyerukan pemberhentian Trump, menyusul kebijakan agresif terhadap Iran sejak akhir Februari lalu.

Meski gencatan senjata telah diumumkan, sebagian anggota Kongres menegaskan bahwa sikap mereka terhadap pemakzulan tidak berubah. Perkembangan ini menandai meningkatnya tekanan politik terhadap Trump di tengah dinamika konflik internasional dan polarisasi domestik di AS.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)