Antisipasi Banjir, Pemkot Jaksel Normalisasi Kali Krukut

13 April 2026 19:35

Jakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan (Jaksel) melakukan normalisasi besar-besaran dengan mengeruk endapan lumpur di Kali Krukut. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan banjir yang kerap mengancam permukiman warga, di kawasan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi.

Sebanyak dua unit ekskavator dikerahkan ke lokasi untuk mengeruk sedimen dan lumpur yang menghambat aliran Kali Krukut. Selain itu, Pemkot Jaksel juga menerjunkan ratusan petugas gabungan untuk membersihkan sampah, di bantaran sungai hingga ke dalam gorong-gorong yang tersumbat.

Akibat penumpukan sedimen dan sampah selama bertahun-tahun, kapasitas aliran air di kali tersebut menurun drastis. Kondisi ini semakin diperparah dengan banyaknya bangunan liar di sekitar bantaran sungai yang semakin mempersempit aliran air. 
 

Baca Juga: Pemkot Jaksel Targetkan Keruk 6.842 Meter Kubik Lumpur Kali Krukut

"Tantangannya yang pertama yang jelas bangunan rumah yang di pinggir-pinggir kali ya. Takutnya kita keruk ini longsor, makanya kita juga harus perlu ekstra berhati-hati," ujar Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jaksel, dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Senin, 13 April 2026.

Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar menegaskan akan menerapkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) serta memberikan sanksi bagi warga yang masih membuang sampah sembarangan. Selain itu, penertiban bangunan liar juga akan dilakukan untuk memperbaiki infrastruktur pengendalian air.

"Kita sama sama jaga, pemerintah mengedukasi. Termasuk OTT, yang buang sampah sembarangan akan diberikan sanksi," ucap Anwar. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)