Pemkot Jaksel Targetkan Keruk 6.842 Meter Kubik Lumpur Kali Krukut

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) melakukan pengerukan kumpur di Jalan Bendungan Udik, RW 04, Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta, Senin (13/4/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Pemkot Jaksel Targetkan Keruk 6.842 Meter Kubik Lumpur Kali Krukut

Siti Yona Hukmana • 13 April 2026 10:22

Jakarta: Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan (SDA Jaksel) menargetkan pengerukan sebanyak 6.842 meter kubik (m3) lumpur di Kali Krukut serta selokan di Jalan Bendungan Udik, RW 04, Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi. Langkah ini untuk mengantisipasi tumpukan sampah dan banjir.

"Pengerukan Kali Krukut di Kelurahan Karet Semanggi ditargetkan dapat mengeruk 6.842 meter kubik sedimen lumpur dan sampah," kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, dilansir Antara, Senin, 13 April 2026.

Santo mengungkapkan, dalam kegiatan kerja bakti pengerukan, pihaknya mengerahkan dua unit ekskavator amphibi dan 10 unit dump truck. Pengerukan ditargetkan tuntas pada 10 Agustus 2026 mendatang atau empat bulan berjalan.

"Lalu, untuk mengatasi genangan di sini juga dioptimalkan dengan keberadaan pintu air yang nantinya juga akan kita lengkapi dengan pompa," ujar Santo.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) kerja bakti skala besar pada Minggu, 12 April 2026. Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar mengatakan kerja bakti ini dilakukan untuk mengatasi terjadinya genangan yang ketinggiannya bisa mencapai 70 sentimeter di kawasan tersebut.

Salah satu RT di Jati Padang, Pasar Minggu, Jaksel, terendam banjir setinggi 30 cm pada Jumat, 31 Oktober 2025. Foto: Metro TV/Dody.

"Minimal kalau memang terjadi genangan itu akan bisa cepat surut. Upaya mengatasi genangan ini akan terus kami optimalkan sebelum musim hujan tahun ini," ujar Anwar.

Maka itu, Anwar berharap kegiatan ini dapat memberi semangat bagi masyarakat, pemerintah, pihak swasta, pihak pelaku usaha, dan seluruh warga Jakarta Selatan untuk berupaya konsisten memastikan lingkungan di sekitarnya tetap bersih serta bebas sampah dan banjir.

"Harus kita jaga sama-sama, kami dari pemerintah tidak henti-hentinya memberikan edukasi kepada warga, agar tidak membuang sampah di bantaran kali," ungkap Anwar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)