7 March 2026 23:41
Presiden Kolombia, Gustavo Petro, melontarkan kritik tajam terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam kunjungannya ke Amerika Serikat. Di hadapan publik, Petro secara terang-terangan meminta Presiden AS Donald Trump untuk menjauhkan diri dari pemimpin Israel tersebut.
Pernyataan keras ini disampaikan Petro saat berpidato dalam upacara pemakaman mendiang Pendeta Jesse Jackson Sr. di Chicago. Menurut pemimpin Kolombia tersebut, Netanyahu adalah sosok yang tidak layak untuk dijadikan teman atau sekutu.
Dalam pidatonya, Petro menyoroti serangan rudal yang terus diluncurkan Israel, yang telah menyasar anak-anak. Ia menilai tindakan tersebut membuat sosok Netanyahu tidak pantas didampingi oleh pemimpin negara lain, termasuk Trump. Lebih lanjut, ia menggambarkan hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Israel saat ini sebagai hubungan yang sangat "toksik".
Petro juga mengungkapkan kekhawatiran mendalam bahwa eskalasi konflik dan serangan rudal tersebut dapat berdampak buruk secara global, bahkan mengancam keamanan dirinya dan negaranya, Kolombia.
| Baca juga: Trump Makin Aneh, Tuntut Peran dalam Pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran |