Usai dari Jepang, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerjanya ke Korea Selatan. Kunjungan tersebut sekaligus menandai 53 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Korea Selatan.
Pesawat kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden beserta rombongan mendarat di Pangkalan Udara Seoul atau Seoul Air Base K-16 di Seongnam, Korea Selatan pada Selasa, 31 Maret 2026, malam sekitar pukul 19.00 waktu setempat.
Kehadiran Presiden Prabowo disambut sejumlah pejabat tinggi Korea Selatan di antaranya Menteri Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan Kim Sung-hwan; Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Yoon Sung-goo; serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan Cecep Herawan. Presiden Prabowo Subianto juga disambut dentuman meriam sebanyak 21 kali yang menandakan penghormatan tertinggi kepada kepala negara.
Usai penyambutan, Presiden Prabowo Subianto langsung menuju ke tempat bermalam sebelum memulai agenda resmi keesokan harinya. Dalam kunjungan kali ini, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung di Istana Kepresidenan
Korea Selatan di Blue House pada Rabu, 1 April 2026.