31 March 2026 23:41
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan langkah efisiensi anggaran dan energi secara besar-besaran untuk membentengi fundamental ekonomi nasional dari eskalasi konflik di Timur Tengah.
Instruksi strategis ini diputuskan dalam Rapat Terbatas virtual pada 28 Maret lalu yang melibatkan 15 menteri kabinet, tepat sebelum kunjungan kenegaraan ke Jepang dan Korea Selatan. Kebijakan yang mulai berlaku per 1 April besok ini mencakup pemberlakuan kembali sistem Work From Home bagi ASN, pemangkasan anggaran perjalanan dinas luar negeri hingga 70 persen, hingga percepatan mandatori B50 pada Juli mendatang.
Meski kebijakan penghematan diperketat, pemerintah menjamin stabilitas energi dan rantai pasok tetap terjaga guna mengamankan laju pertumbuhan domestik. Optimisme ini diperkuat dengan keberhasilan Indonesia mengamankan komitmen investasi senilai USD22,6 miliar dari kunjungan ke Tokyo.
Apa rahasia di balik ekonomi Indonesia masih stabil ketika negara tetangga di ASEAN mulai didera masalah besar?