Sambut Jemaah Haji Gelombang 2 di Madinah, Menhaj Tinjau Kesiapan KKHI dan Hotel

5 June 2026 09:56

Madinah: Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf meninjau kesiapan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), di Madinah, Arab Saudi. 

Peninjauan ini menjadi bagian dari persiapan pemerintah menyambut puluhan ribu jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang akan bergerak dari Makkah menuju Madinah, setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Irfan, biasa dia disapa, memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan siap beroperasi secara optimal untuk melayani jemaah yang memerlukan penanganan medis. Mulai dari poliklinik, ruang observasi, hingga sistem rujukan.

Saat ini, KKHI Madinah didukung oleh 38 tenaga kesehatan (nakes), termasuk sembilan dokter. Untuk mendekatkan pelayanan kepada jemaah, setiap sektor pemondokan juga dilengkapi klinik satelit yang diawaki dua dokter dan dua perawat.

Dari sisi kesiapan darurat, KKHI Madinah menyiagakan dua unit ambulans di fasilitas utama dan lima unit ambulans di sektor-sektor pelayanan. Total tujuh ambulans disiapkan untuk memberikan layanan rujukan dan evakuasi jemaah secara cepat jika diperlukan.
 



Selain itu, Gus Irfan juga meninjau sejumlah hotel yang akan menjadi tempat tinggal jemaah haji Indonesia selama berada di Madinah. Dalam peninjauan tersebut, dia memeriksa kesiapan kamar jemaah, kebersihan hotel, fasilitas penunjang, hingga sistem pelayanan yang akan diberikan kepada jemaah.

"Di tempat lain juga ada beberapa hotel bintang lima yang akan kita ambil. Jaraknya pun hanya sekitar 300 meter dari Haram, sehingga akan lebih memudahkan jamaah untuk bisa berangkat ke Haram," kata Gus Irfan, dalam program Metro Pagi Primetime Metro TV, Jumat, 5 Juni 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan, Gus Irfan menilai kondisi hotel dan fasilitas yang disediakan sudah memenuhi standar pelayanan dan siap digunakan oleh jemaah haji Indonesia.

"Kami sudah siapkan di sini hotelnya, makanannya juga sudah disiapkan, sehingga InsyaAllah kebutuhan-kebutuhan dasar para jamaah sudah tersiapkan," ucapnya.




(Gervin Nathaniel Purba)