UAG Gelar Seminar SDGs, Soroti Peran Komunikasi dan Kemitraan Kunci Pembangunan Berkelanjutan

15 January 2026 10:02

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Ary Ginanjar (UAG) Jakarta menyelenggarakan seminar dan talk show bertajuk "Partnership For The Goals : How Can SDG's Make Indonesia Become More Attractive To Global Investor". Kegiatan ini menyoroti pentingnya kolaborasi dan strategi komunikasi sebagai kunci utama dalam mencapai pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Acara yang diprakarsai oleh mahasiswa UAG ini menghadirkan dua tokoh besar sebagai pembicara utama, yakni Ary Ginanjar, selaku founder Universitas Ary Ginanjar dan ESQ Corp, serta Arief Suditomo, Direktur Utama Metro TV. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pembangunan berkelanjuta memerlukan sinergi aktif dari berbagai sektor, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, hingga media massa.

Melalui kegiatan ini, Ary Ginanjar menekankan pentingnya komunikasi yang tidak hanya berbasis data atau keterampilan teknologi, namun juga nilai-nilai dasar seperti kejujuran, integritas dan spiritualitas. 

"Komunikasi tersebut tidak bisa hanya berdasarkan fakta intelektual dan bahkan juga tidak bisa keterampilan emosional, tetapi harus kepada nilai-nilai dasar seperti kejujuran yang berada pada level integritas atau spiritualitas," ujar Ary Ginanjar.

Ia menambahkan bahwa keselarasan antara pikiran dan perasaan dalam berkomunikasi dinilai mampu membangun kepercayaan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
 

Baca juga: Buku Selamatkan Nyawa, Hadirkan Tawa Tegaskan Ketahanan Kesehatan Sebagai Fondasi Bangsa

Sementara itu, Arief Suditomo menyebutkan komunikasi merupakan tanggung jawab bersama dan berperan sebagai instrumen penting dalam pembangunan. Menurutnya, pengelolaan komunikasi dan public relation secara serius memiliki nilai strategis dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.

Arief menyarankan agar institusi pendidikan dan praktisi komunikasi selalu mengangkat topik yang relevan dengan dinamika zaman. "Relevansi antara prodi, situasi masyarakat, dan tantangan zaman itu harus dijadikan satu," tuturnya. 

Hal ini penting agar apa yang dipelajari di kampus dapat menjawab kebutuhan riil di dunia luar.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan bisa memahami bahwa kemitraan merupakan kerja sama antar berbagai pihak yang dibangun atas dasar nilai dan kepercayaan. Sinergi ini dapat memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang serius menerapkan SDGs dan menjadi tujuan investasi global yang berkelanjutan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)