Ketahanan kesehatan dinilai menjadi fondasi penting bagi berkelanjutan bangsa. Dan gagasan itu disampaikan oleh Dr. Cashtry Meher dalam peluncuran bukunya yang berjudul 'Selamatkan Nyawa Hadirkan Tawa' di Jakarta.
Dalam peluncuran bukunya di The Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta, acara ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pemberi testimoni buku. Di antaranya Prof. Ilya, Fuad Bawazier, Prof. Laode, dan sejumlah tokoh penting lainnya.
Buku ini diharapkan menjadi rujukan pemikiran dan memperkuat kolaborasi nyata dalam membangun sistem kesehatan nasional yang lebih tangguh.
Kesehatan tidak lagi cukup dipahami sebagai layanan yang hadir saat sakit datang. Kesehatan harus ditempatkan sebagai fondasi keberlanjutan kehidupan dan ketahanan bangsa.
Gagasan ini menjadi inti buku selamatkan nyawa hadirkan tawa karya penulis dan pemikir kesehatan ketahanan kesehatan nasional tersebut.
Dr. Cashtry menekankan bahwa buku ini bukan untuk mengkritik, melainkan mengajak seluruh pihak berjalan bersama dalam membangun ketahanan kesehatan nasional sebagai bahasa bersama kebangsaan.
Adapun misi dan visi dalam buku ini adalah terkait melanjutkan dan memperkuat sistem ketahanan kesehatan nasional khususnya terutama di dalam pembangunan, di dalam pelayanan, dan lain sebagainya.
"Adalah buku yang menarik karena dia berbeda. Dia menuturkan, menarasikan hal-hal yang konkret yang terjadi di lapangan. Di sana ada pemikiran, di sana ada gagasan, di sana ada inisiatif yang secara intelektual
akan mendukung kepada upaya-upaya kesehatan," tutur Board of Advisors Center FOT Policy Studies dikutip dari
Metro Pagi Primetime, Metro TV, Kamis, 15 Januari 2026.