Perusahaan roket dan satelit milik Elon Musk, SpaceX, ada di ambang batas untuk jatuh di bawah harga penawaran perdana atau harga IPO-nya.
Angka ini hanya terpaut satu dolar dari harga IPO sebesar USD135 yang dibayarkan pembeli pada bulan lalu dalam penawaran saham perdana terbesar sepanjang sejarah. Penurunan ini membuat saham SpaceX anjlok sepertiga dari puncaknya pasca pencatatan, sehingga menghapus nilai pasar hingga hampir USD850 miliar.
Kondisi jatuhnya harga di bawah harga
IPO dalam hitungan hari atau minggu ini dinilai merusak kampanye yang telah dirancang oleh perusahaan dan bankir, serta berpotensi mengurangi kepercayaan pemegang saham. Pihak skeptis mencatat saham SpaceX diperdagangkan dengan price-to-sales ratio perkiraan ke depan lebih dari 30 kali.
Angka tersebut termasuk yang tertinggi di indeks Nasdaq 100 dan sedikit tertinggal dari Palantir Technologies Incorporated. Selain itu,
SpaceX juga menghadapi periode lock-up yang panjang di mana pemegang saham internal akan secara berkala melepas saham ke pasar.