Maut Mengintai di Balik Kabel Semrawut

5 August 2023 19:51

Kondisi kabel utilitas yang semrawut di Jakarta sudah lama dikeluhkan warga. Kini, kabel semrawut di ibu kota memakan korban, satu cedera serius dan satu lagi tewas. Apa bentuk pertanggung jawaban bagi pemilik kabel dan Pemprov DKI?

Inilah animasi detik-detik kecelakaan yang menimpa sultan rif'at alfatih. Sultan yang sedang melitas di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan pada 5 januari lalu tersangkut kabel di bagian lehernya setelah kabel itu lebih dulu menyangkut di sebuah mobil.

Akibat peristiwa ini, menyebabkan Sultan yang merupakan mahasiswa Universitas Brawijaya kesulitan bernapas dan kesulitan menelan ludah sendiri. Sultan pun harus makan dengan cara tak biasa. 

Kondisi Sultan ini sudah berjalan selama sekitar enam bulan. Selama ini, Sultan terus diajak berinteraksi selama masa penyembuhan lukanya.

Diketahui, perusahaan pemilik kabel optik yang menjuntai adalah PT Bali Towerindo Sentra Tbk sebagai perusahaan penyedia layanan internet. Pihak PT Bali Towerindo mengaku baru mengetahui ada kecelakaan pada Mei atau lima bulan setelah kecelakaan.

Kuasa hukum PT Bali Towerindo, Maqdir Ismail mengungkapkan bahwa keluarga korban menolak dana kemanusiaan yang ditawarkan perusahaan. Tapi, meminta ganti kerugian imateril yang jumlahnya Rp10 miliar.

Di sisi lain, keluarga korban meminta pihak perusahaan melihat terlebih dulu kondisi Sultan, dan baru dibicarakan mengenai apa yang harus dilakukan.

Kabel utilitas yang semrawut memang menjadi pemandangan buruk di ibu kota.  Kabel semrawut itu di antaranya  terlihat di Jalan Walter Mongunsidi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pemandangan serupa juga ada di Jalan Abdulah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan. Kabel yang menjuntai ke bawah menggangu aktivitas warga.
 
Selain Sultan Rifat, ada juga seorang pengemudi ojek online yang juga menjadi korban akibat kabel optik yang tidak terurus di jalanan. Korban mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia saat menghindari kabel yang menjuntai di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Palmerah, Jakarta Barat. Saat itu, korban yang bernama Vadim yang merupakan pengemudi ojek online itu tengah melintas dan kaget melihat ada kabel yang menjuntai di jalan di depannya.

Korban berusaha menghindar namun kehilangan kendali dan menabrak trotoar pembatas jalan. Korban mengalami luka berat di kepala dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pelni Jakarta Barat. Namun nahas, korban meninggal saat menjalani perawatan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febriari)