Jakarta: Musim hujan awal 2026 telah menyebabkan banjir besar di Jawa Tengah, mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk perjalanan kereta api. Meskipun kereta api biasanya menjadi solusi bebas macet, kali ini genangan air banjir mengakibatkan pembatalan perjalanan penumpang.
Kami akan mengulas kronologi kejadian serta langkah-langkah yang telah diambil PT KAI dan apa yang bisa dilakukan penumpang, terutama pemegang tiket. Simak informasi selengkapnya di video ini!
Dari banjir hingga penutupan lintasan
Berawal pada 16 Januari 2026 hujan deras mengguyur wilayah Pekalongan, Jawa Tengah hingga menggenangi lintasan kereta api di petak jalan Stasiun Pekalongan-Stasiun Sragi, Jawa Tengah, serta sejumlah titik di wilayah Jakarta pada Minggu, 18 Januari pagi.
PT KAI mencatat 116 perjalanan KA yang melintasi jalur utara Jawa Tengah dibatalkan akibat banjir di Pekalongan sejak Jumat, 16 Januari hingga Senin, 19 Januari.
Upaya penanganan penumpang dan layanan oleh KAI
Untuk menangani dampak yang terjadi, PT KAI melakukan sejumlah langkah, di antaranya, pemantauan dan pemeriksaan teknis jalur kereta api, merekayasa operasional rute lewat jalur selatan, dan melakukan pengembalian dan atau refund tiket kereta.
KAI memastikan tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan serta menjalankan prosedur pengembalian tiket secara penuh sesuai ketentuan yang berlaku, sembari terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memulihkan operasional perjalanan kereta api yang terdampak banjir.
Total tiket terjual dibatalkan dan mengajukan refund
KAI mencatat sebanyak 338.788 ribu tempat duduk telah terjual pada periode long weekend 16-18 Januari 2026, dengan sekitar 18 ribu penumpang mengajukan pengembalian tiket akibat banjir di Pekalongan.
KAI mencatat nilai refund tiket KA akibat gangguan operasional imbas banjir di Pekalongan, Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mencapai Rp3,5 miliar.
Cara refund tiket kereta
KAI menegaskan pengembalian tiket diberikan secara penuh atau 100 persen melalui tiga kanal, yakni loket stasiun, layanan KAI 121, serta aplikasi Access by KAI.
Sumber: Redaksi Metro TV/instagram @keretaapikita