Hujan Lumpuhkan Jalur Kereta Sragi Pekalongan

20 January 2026 13:37

Musim hujan di awal tahun 2026 berdampak pada bencana banjir di Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Wilayah yang terdampak di Jateng nyaris melumpukkan kegiatan masyarakat termasuk mobilitas. Salah satunya moda transportasi kereta.

Diyakini bebas hambatan dari macet, tetapi ternyata tidak bebas hambatan dari genangan banjir hingga mengakibatkan pembatalan perjalanan penumpang. Sejak Jumat, 16 hingga 19 Januari 2026 tepatnya di wilayah Pekalongan, Jateng terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah utara Jateng yang terjadi sejak sore. 

Hujan juga terjadi di sekitar Stasiun Pekalongan Sragi. Akibat hujan intensitas tinggi tersebut mengakibatkan banjir 9-20 sentimeter (cm) di atas bantalan rel.

Jalur rel yang tergenang dinyatakan tidak aman untuk dilintasi sehingga beberapa kereta tidak dapat melanjutkan perjalanan dari arah Semarang menuju Jakarta dan arah sebaliknya.
 



Pada Sabtu, 17 Januari 2026, banjir belum juga surut. Intensitas hujan juga bertambah. Dan akhirnya berdampak kepada ketinggian air lintasan rel kereta api.

Akibatnhya hingga Minggu, 18 Januari 2026, PT KAI harus kembali membatalkan perjalanan sepanjang hari. Banjir diperparah dengan adanya insiden tanggul jebol dan air pasang.

Pada Senin, 19 Januari 2026, PT KAI membatalkan 34 perjalanan. Kini, jalur Sragi Pekalongan dapat dilalui kembali. Sekitar pukul 10.00 WIB genangan di jalur hulu dan hilir telah ditangani sehingga seluruh kereta api dapat melintas dengan kecepatan terbatas di 30 km/h.

Sumber resmi PT KAI menyatakan ada 116 total perjalanan yang dibatalkan pada 17-19 Januari 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)