Dukung Efisiensi Konsumsi Energi, Pegawai Tetap Produktif saat WFH

7 September 2026 00:09

Penerapan Work From Home (WFH) selama satu hari kerja dalam satu minggu memberikan arti lebih dari sekedar fleksibilitas bagi para karyawan. Disamping bertujuan mendukung efisiensi dan menghemat konsumsi energi, pegawai bisa tetap produktif menjalankan tugas.

Pagi itu suasana di rumah dinas Petrokimia Gresik di Jalan Ubi, Kota Gresik terlihat berbeda. Sebelum memulai aktivitas kerjanya, Nurul Fatmasari menyempatkan berolahraga bersama keluarga. Perempuan berusia 40 tahun ini telah mengabdi belasan tahun di PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus. 

Semenjak 8 April 2026, Nurul menjalani skema work from home satu kali dalam seminggu yang diterapkan perusahaannya. Bagi Nurul, kebijakan bekerja dari rumah ini menjadi pengalaman baru dalam menjalani peran sebagai profesional sekaligus sebagai ibu dari tiga orang anak.

Nurul masih memiliki waktu untuk mendampingi anak-anaknya belajar sebelum kembali fokus menjalankan tugas sebagai insan Pertamina. Meski bekerja dari rumah, komitmen Nurul terhadap pekerjaan tetap terjaga.

“Saya menyiasati ketika bekerja di rumah, saya menyiapkan tempat kerja yang nyaman, tenang, dan tidak ada gangguan ya pastinya ya. Kemudian saya mem-prepare untuk to do list apa saja yang harus dilakukan pada hari ini dan tentunya saya harus meng-update laporan harian kepada atasan saya. Untuk kerja di kantor dan di rumah menurut saya sama-sama maksimal. Karena selain kita tetap mencapai harus tetap mendisiplinkan target waktu dan on-time ketika kita absen kita harus selalu melakukan hal itu.” kata Karyawan PT Pertamina Patra Niaga, Nurul Fatma Sari, dikutip dari tayangan Metro Hari Ini, Metro TV, Minggu, 6 September 2026.
 


Bagi Nurul yang setiap hari beraktivitas ke kantor di Surabaya, kebijakan WFH juga memberikan efisiensi nyata. Ia dapat menghemat waktu perjalanan hingga dua jam sekaligus mengurangi pengeluaran untuk bahan bakar, transportasi, makan siang dan konsumsi harian hingga 15 sampai 20 persen setiap minggu.

“Yang saya rasakan untuk biayanya itu lebih hemat lagi karena saya tidak perlu mengeluarkan konsumsi BBM dalam satu hari. Saya bisa mendapatkan saving cost antara 15 sampai 25 persen setiap minggunya.” ucapnya.

Bagi Nurul fleksibilitas yang diberikan perusahaan justru menjadi dorongan untuk tetap memberikan kinerja terbaik. Ia dapat menjaga keseimbangan kehidupan tanpa mengurangi tanggung jawabnya sebagai pekerja PT Pertamina Patra Niaga.

Menurut Nurul semangat efisiensi juga diterapkan di lingkungan kerja melalui pemanfaatan panel surya serta sistem otomatis yang mematikan perangkat elektronik saat tidak digunakan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong penghematan energi dan praktik kerja yang berkelanjutan.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X