WHO Konfirmasi Ledakan Kasus Ebola Varian Langka di Afrika, 223 Kematian Diselidiki

30 May 2026 18:02

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi mengonfirmasi munculnya wabah virus Ebola varian langka yang tengah melanda kawasan Afrika. Temuan ini disampaikan oleh peneliti program darurat WHO dalam pertemuan resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss, yang menyebut situasi saat ini kian mengkhawatirkan.

Hingga saat ini, petugas medis telah mencatat sebanyak 125 kasus terkonfirmasi di Republik Demokratik Kongo dan tujuh kasus di negara tetangga, Uganda. Selain kasus yang sudah dipastikan secara klinis, WHO juga memantau ketat 906 kasus suspek yang diduga kuat merupakan serangan virus Bundibugyo, salah satu varian Ebola yang jarang ditemukan.

Keganasan wabah ini terlihat dari tingginya angka kematian pada kategori kasus suspek. Tercatat sebanyak 223 kasus kematian dari total pasien yang dicurigai tertular virus tersebut. Tim medis saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kematian ratusan warga tersebut di tengah penyebaran virus yang masih cukup tinggi.
 

Baca juga: Wabah Ebola Merebak, Warga Tiongkok Diminta Hindari Perjalanan ke Kongo

Meski situasi dilaporkan mengkhawatirkan, WHO memberikan catatan positif terkait perkembangan penanganan pasien di lapangan. Seorang pasien di Kongo yang sebelumnya terinfeksi kini telah dinyatakan sembuh total dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada Rabu lalu, 27 Mei 2026.

Selain itu, terdapat lima pasien terinfeksi lainnya yang menunjukkan tren kesehatan yang stabil dan membaik. Tim medis memprediksi kelima pasien tersebut akan segera pulih dalam waktu dekat, memberikan harapan bagi upaya penanggulangan wabah Ebola varian langka ini di kawasan Afrika.

(Anggie Meidyana)