Wabah Ebola Merebak, Warga Tiongkok Diminta Hindari Perjalanan ke Kongo

Petugas dengan alat pelindung diri menangani wabah Ebola. (Anadolu Agency)

Wabah Ebola Merebak, Warga Tiongkok Diminta Hindari Perjalanan ke Kongo

Muhammad Reyhansyah • 30 May 2026 09:08

Beijing: Tiongkok mengimbau warganya untuk berhati-hati saat bepergian ke Republik Demokratik Kongo menyusul merebaknya wabah penyakit virus Ebola di negara Afrika Tengah tersebut.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kongo telah melaporkan hampir 1.000 kasus suspek Ebola dan lebih dari 220 kematian suspek akibat penyakit tersebut.

Mengutip Anadolu, Jumat, 29 Mei 2026, Kementerian Luar Negeri Tiongkok meminta warga negaranya menghindari perjalanan yang tidak mendesak ke Kongo.

Pemerintah juga menyarankan warga Tiongkok yang sudah berada di Kongo maupun negara-negara tetangganya untuk tidak mengunjungi wilayah yang terdampak Ebola, termasuk Provinsi Ituri dan North Kivu.

Imbauan tersebut turut memperingatkan warga agar menghindari kontak dengan hewan liar maupun pasien yang diduga terinfeksi Ebola.

Warga negara Tiongkok yang mengalami gejala seperti demam, muntah, diare, sakit perut, atau pendarahan diminta segera mencari perawatan medis atau menghubungi tim medis Tiongkok untuk mendapatkan bantuan.

Peringatan itu muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional terhadap penyebaran penyakit yang sangat menular tersebut di sejumlah wilayah Afrika Tengah.

Jumlah kumulatif kasus suspek Ebola tercatat mencapai 1.077 kasus, dengan 121 kasus terkonfirmasi dan 17 kematian sejak wabah secara resmi diumumkan pada 15 Mei.

WHO telah menaikkan tingkat kewaspadaan menjadi “sangat tinggi”, sementara sejumlah negara tetangga Kongo memperketat langkah pencegahan penyebaran virus, termasuk dengan membatasi perjalanan dari negara tersebut.

Baca juga:  Dirjen WHO Tiba di RD Kongo, Tegaskan Wabah Ebola Bisa Dihentikan

(Willy Haryono)