Pendinginan Karhutla di Ketapang Terkendala Akses Air

14 September 2026 16:27

Upaya pendinginan sisa titik panas di kawasan lahan gambut Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Ketapang, Kalimantan Barat terkendala oleh sulitnya akses air. Para petugas gabungan harus bekerja ekstra menarik selang sejauh 400 meter dari sumber air terdekat demi bisa mencapai titik panas dan memutus jalur kebakaran.

“Untuk tantangan kita di lapangan air, karena di lokasi ini pun airnya sangat susah sekali untuk pemadaman.” kata Danru BPBD Ketapang, Ahmad Borjani, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin, 14 September 2026.

Kepulan asap tebal terlihat mengepul dari lahan gambut yang hangus di Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Ketapang, Kalimantan Barat. Kondisi ini menjadi bukti nyata betapa sulitnya mengalahkan bara api gambut yang sewaktu-waktu bisa kembali mengamuk.
 



Petugas gabungan Satpol PP, BPBD, dan Satgas Karhutla terus berjibaku berbulan-bulan memadamkan api di kawasan Ketapang. Ancaman kebakaran susulan pun masih sangat tinggi mengingat kemarau panjang telah melanda wilayah Ketapang selama 80 hari tanpa hujan.

Kini upaya pendinginan untuk memutus jalur perambatan api semakin sulit akibat kekeringan ekstrem. Petugas terpaksa berjuang menarik selang hingga 400 meter dengan berjalan kaki hanya untuk mendapatkan air.

“Sekarang jarak sumber airnya ke lokasi yang terbakar saat ini sekitar 400 m, jadi kita mencoba untuk memaksimalkan itu dengan menggunakan mesin besar.” ucap Ahmad.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X