Ilustrasi: Warga melintasi pematang sawah yang mengering akibat musim kemarau di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (28/7/2026). ANTARA/Sugiharto Purnama
24 Provinsi Masuk Kategori Awas Kekeringan Meteorologis, Ini Daftar Daerahnya
Achmad Zulfikar Fazli • 14 September 2026 11:55
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis dasarian II September 2026 di sejumlah wilayah Indonesia. Sebanyak 24 provinsi memasuki kategori awas.
Kekeringan meteorologis adalah kondisi ketika curah hujan di suatu wilayah berada di bawah tingkat normal atau rata-rata dalam jangka waktu tertentu. Kondisi ini merupakan fase awal dari semua jenis kekeringan yang dipicu penyimpangan pola cuaca.
Berikut daerah yang masuk kategori awas kekeringan meteorologis:
- Bali: Kabupaten Buleleng
- Banten: Kota Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Tangerang
- DI Yogyakarta: Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kota Yogyakarta, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Sleman
- DKI Jakarta: Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Timur, Kota Jakarta Utara, dan Kabupaten Kepulauan Seribu
- Gorontalo: Kabupaten Boalemo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, dan Kota Gorontalo
- Jawa Barat: Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kota Bekasi, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Subang, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Sumedang
- Jawa Tengah: Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Batang, Kabupaten Blora, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Brebes, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Jepara, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Kendal, Kabupaten Klaten, Kota Magelang, Kota Semarang, Kabupaten Kudus, Kabupaten Magelang, Kabupaten Pati, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Rembang, Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Tegal, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Wonosobo, Kota Surakarta, dan Kota Tegal
- Jawa Timur: Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Sampang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, KabupatenTuban, dan Kabupaten Tulungagung
- Kalimantan Barat: Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang
- Kalimantan Selatan: Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, dan Kabupaten Tanah Laut
- Kalimantan Tengah: Kabupaten Kapuas, Kabupaten Katingan, Kota Palangka Raya, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Seruyan, dan Kabupaten Sukamara
- Kepulauan Bangka Belitung: Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Belitung Timur
- Maluku: Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kota Tual, dan Kabupaten Maluku Barat Daya
- Maluku Utara: Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Pulau Morotai
- Nusa Tenggara Timur: Kabupaten Alor, Kabupaten Belu, Kabupaten Flores Timur, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Lembata, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ngada, Kabupaten Sumba Timur, dan Kabupaten Timor Tengah Utara
- Papua Selatan: Kabupaten Merauke
- Sulawesi Barat: Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju, dan Kabupaten Polewali Mandar
- Sulawesi Selatan: Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Barru, Kabupaten Bone, Kabupaten Gowa, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kota Makassar, Kota Parepare, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Takalar, Kabupaten Tana Toraja, dan Kabupaten Wajo
- Sulawesi Tengah: Kabupaten Tojo Una-Una
- Sulawesi Tenggara: Kabupaten Bombana, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Baubau, Kabupaten Muna, dan Kabupaten Wakatobi
- Sulawesi Utara: Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kota Manado, Kota Tomohon, Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro
- Sumatra Selatan: Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir
- Nusa Tenggara Barat: Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, Kota Bima, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat
- Kepulauan Riau: Kabupaten Lingga.
Sementara itu, sejumlah daerah masuk kategori siaga, yakni Kabupaten Pohuwato dan Kota Tubuh Air, Gorontalo; Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat; Kota Pekalongan, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah; Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kotabaru, Kabupaten Tanah Bumbu, dan Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Kemudian, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah; Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Paser, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Lalu, Kabupaten Bangka Barat dan Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung; Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau; KabupatenLampung Selatan, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Mesuji, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kabupaten Tulangbawang, dan Kabupaten Way Kanan, Lampung.
Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku; Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara; Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, juga masuk kategori siaga kekeringan meteorologis.

Pendistribusian air bersih. ANTARA/Arif Firmansyah
Baca Juga :
Indonesia Berpotensi Mengalami Kekeringan hingga 20 September, Ini Daerah dan Kategorinya
Daerah berikutnya yang masuk kategori siaga, yakni Kabupaten Ende, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Sikka, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat; Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Enrekang, Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
Berikutnya, Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Kabupaten Buol, Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Morowali, Kabupaten Morowali Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah; Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Kolaka Utara, Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kota Kendari, dan Muna Barat, Sulawesi Tenggara.
Lalu, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kota Bitung, Sulawesi Utara; Kabupaten Empat Lawang, Kota Lubuklinggau, Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Lahat, dan Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan.