Begini Tanggapan Gubernur Jateng Terkait Robohnya 2 Bangunan SD

30 July 2026 10:27

Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat menyikapi robohnya dua bangunan sekolah dasar di Grobogan dan Kota Semarang. Gubernur Ahmad Luthfi langsung menginstruksikan agar segera dilakukan revitalisasi, serta meminta seluruh kepala daerah di Jateng melakukan mitigasi dan pemetaan bangunan sekolah yang rawan roboh.

Dua sekolah yang akan direvitalisasi yaitu SD Ketanggirejo di Kabupaten Grobogan dan SDN 03 Sendangmulyo di Kota Semarang.

Masing-masing sekolah telah memperoleh bantuan awal senilai Rp50 juta dari Pemprov Jateng, disertai langkah lanjutan untuk percepatan revitalisasi dengan skema berbeda sesuai kondisi di lapangan. Untuk SD Ketanggirejo Grobogan, pembangunan kembali akan dilakukan secara penuh melalui program revitalisasi yang telah dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.

Sementara pembangunan kelas yang roboh akibat tertimpa pohon di SDN 03 Sendangmulyo Kota Semarang ditangani sendiri oleh Dinas Pendidikan karena merupakan kejadian kahar atau force majeure.

Lebih dari sekadar menangani dua sekolah yang terdampak, Ahmad Luthfi meminta seluruh bupati dan wali kota segera melakukan pendataan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan SD dan SMP. Jika pemerintah kabupaten atau kota tidak mampu merevitalisasi, Gubernur meminta agar langsung dilaporkan kepada Pemprov Jateng agar keselamatan peserta didik tetap terjamin.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Sadimin, menambahkan bahwa meski kewenangan Pemprov berada pada jenjang SMA, SMK, dan SLB, Pemprov tetap hadir membantu penanganan SD dan SMP yang mengalami kerusakan berat melalui berbagai sumber pembiayaan. (Metro TV/Ica Ervina)

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X