Polda Metro Jaya Tangkap Pembunuh Pensiunan JICT, Motif Murni Ekonomi

11 March 2026 22:13

Polda Metro Jaya berhasil menangkap tersangka berinisial S, pelaku pembunuhan terhadap Ermanto Usman, seorang pensiunan PT Jakarta International Container Terminal (JICT). Berdasarkan hasil penyelidikan intensif, pihak kepolisian memastikan bahwa aksi keji tersebut didasari oleh motif ekonomi murni.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menyampaikan bahwa fakta hukum dan bukti-bukti yang ditemukan di lapangan merujuk pada aksi pencurian yang berujung pada kekerasan fatal. Dalam pelaksanaannya, pelaku tidak memiliki target spesifik terhadap korban. Tersangka S memilih lokasi tersebut secara acak setelah mengamati bahwa kediaman korban merupakan rumah terbesar di lingkungan tersebut, sehingga ia berasumsi dapat menemukan banyak barang berharga di dalamnya.

“Kami luruskan. Bahwa berdasarkan hasil penyidikan yang didukung oleh alat bukti, barang bukti, keterangan saksi selama proses penyidikan, bahwa pelaku tidak memiliki target spesifik,” jelas Iman.
 

Baca juga:
Perampokan Sadis di Kompleks Elite Bekasi, Suami Tewas dan Istri Kritis

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti krusial, termasuk sebuah linggis yang digunakan pelaku untuk memukul korban hingga tewas. Menariknya, linggis tersebut diketahui merupakan hasil pencurian di tempat lain dalam rangkaian perjalanan aksi kejahatan yang dilakukan tersangka selama beberapa hari. Selain senjata tajam, petugas juga mengamankan sejumlah uang, gunting, ponsel, serta laptop milik korban yang sempat dibawa kabur oleh pelaku.

Kombes Pol Iman Imanuddin menegaskan bahwa keterangan saksi dan pengakuan tersangka sinkron dengan bukti-bukti yang dikumpulkan penyidik. Saat ini, tersangka S telah resmi menjalani proses penahanan di Rutan Polda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak kepolisian terus mendalami kasus ini guna memastikan seluruh rangkaian tindak pidana yang dilakukan tersangka sebelum akhirnya berujung pada hilangnya nyawa Ermanto Usman.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)