Eko Nordiansyah • 22 February 2026 14:01
Jakarta: Dalam sistem keuangan modern, bank sentral memegang peran fundamental sebagai otoritas tertinggi yang mengatur kebijakan moneter dan menjaga stabilitas ekonomi.
Di Indonesia, fungsi tersebut dijalankan oleh Bank Indonesia yang menjadi pilar utama dalam menjaga keseimbangan sistem keuangan nasional.
Bank sentral bukanlah bank komersial yang melayani simpan pinjam masyarakat. Lembaga ini berperan sebagai pengatur kebijakan dan pengawas sistem keuangan agar perekonomian tetap stabil dan berkelanjutan.
Pengertian dan Posisi Bank Sentral
Sebagai bank sentral,
Bank Indonesia memiliki mandat utama untuk menjaga stabilitas nilai rupiah dan memastikan sistem keuangan berjalan aman. Stabilitas ekonomi tidak hanya berkaitan dengan pengendalian inflasi, tetapi juga mencakup ketahanan perbankan dan kelancaran sistem pembayaran.
Dengan posisi strategis tersebut,
Bank Indonesia menjadi otoritas yang berperan dalam merumuskan kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta memastikan transaksi ekonomi dapat berlangsung secara efisien.
Peran Utama Bank Indonesia
Dalam menjalankan fungsinya, Bank Indonesia memiliki sejumlah peran penting:
- Menjaga stabilitas moneter melalui pengaturan suku bunga dan kebijakan moneter lainnya agar inflasi tetap terkendali.
- Menjaga kesehatan perbankan untuk memastikan industri perbankan tetap kuat dan mampu menghadapi tekanan ekonomi.
- Mengatur sistem pembayaran agar transaksi keuangan berlangsung cepat, efisien, dan aman, baik tunai maupun digital.
- Melakukan riset dan pemantauan ekonomi guna mendeteksi potensi risiko atau krisis sejak dini.
- Berperan sebagai lender of the last resort, yakni penyedia likuiditas terakhir saat terjadi tekanan pada sistem keuangan.
Tugas Pokok Bank Indonesia
Secara garis besar, terdapat tiga tugas utama yang menjadi fokus Bank Indonesia:
- Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter yang memengaruhi inflasi, suku bunga, dan nilai tukar.
- Mengatur dan menjaga stabilitas sistem keuangan, termasuk pengawasan sektor perbankan untuk meminimalkan risiko sistemik.
- Mengatur dan memastikan kelancaran sistem pembayaran, baik melalui transaksi tunai maupun non-tunai serta inovasi digital.
Fungsi Pendukung dalam Menjaga Stabilitas
Selain tugas utama tersebut, Bank Indonesia juga menjalankan fungsi pendukung yang tidak kalah penting, seperti mengelola cadangan devisa, mengendalikan jumlah uang beredar, serta memberikan pertimbangan kebijakan ekonomi kepada pemerintah.
Penjaga Gawang Ekonomi Nasional
Dengan mandat dan peran strategisnya, Bank Indonesia dapat disebut sebagai penjaga stabilitas ekonomi nasional. Keberadaan bank sentral memastikan sistem keuangan tetap stabil, kepercayaan publik terjaga, dan perekonomian mampu menghadapi berbagai tantangan global.
Tanpa peran bank sentral yang kuat, stabilitas ekonomi dan sistem keuangan berpotensi lebih rentan terhadap gejolak.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Adrian Bachtiar)