19 July 2026 20:22
Dukungan terhadap Kiai Haji Muhammad Yusuf Chudlori atau akrab disapa Gus Yusuf untuk maju sebagai calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kini mengalir deras. Sebanyak 22 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di wilayah Jawa Tengah secara resmi meminta Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam Tegalrejo Magelang untuk bersedia maju dalam bursa pemilihan pada Muktamar NU 27 Agustus 2026.
Aspirasi dukungan kepada K.H. Muhammad Yusuf Chudlori disampaikan melalui sebuah maklumat bersama yang digelar di aula Pesantren Asrama Perguruan Islam Tegalrejo Magelang pada Sabtu malam 18 Juli 2026. Pertemuan hikmat ini turut dihadiri oleh para masayikh kiai sepuh dari berbagai daerah di Jawa Tengah, serta jaringan alumni pesantren besar seperti Himpunan Alumni Santri Lirboyo dan IMAP atau Ittihadul Mutakhorrijin Al Falah Ploso.
Memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama, tantangan organisasi dinilai semakin kompleks, mulai dari tata kelola internal hingga penguatan ekonomi warga.
Caketum PBNU, Kiai Haji Muhammad Yusuf Chudlori menyatakan siap apabila mendapatkan amanah untuk memimpin PBNU ke depan dengan fokus utama menciptakan tata kelola organisasi yang terbuka, akuntabel, dan transparan.
“Ketika nanti kami mendapatkan amanah maka yang pertama adalah tata kelola organisasi yang harus diperbaiki agar menjadi tata kelola yang betul-betul terbuka, tata kelola yang akuntabel, dan transparan. Kita berharap muktamar besok betul-betul menjadi muktamar yang solutif, muktamar yang menyelesaikan segala konflik untuk bersatu kembali membangun Nahdlatul Ulama di abad yang kedua ini agar semakin maju dan berkembang itu saja.” kata Caketum PBNU, K.H. Muhammad Yusuf Chudlori, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Minggu, 19 Juli 2026.
Baca Juga :