22 June 2023 08:55
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyesalkan adanya pungutan liar (pungli) di rumah tahanan (rutan) yang dikelolanya. Skandal itu membuktikan pegawai Lembaga Antirasuah juga bisa melakukan kesalahan.
"KPK memahami bahwa insan KPK merupakan manusia yang memungkinkan salah," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Juni 2023.
Ghufron mengatakan pihaknya berkomitmen menindak tegas skandal tersebut. Pegawai yang melakukan permainan kotor itu bakal diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Inilah komitmen KPK untuk membangun integritas KPK secara institusional dan bukan digantungkan pada personal," ucap Ghufron.
Permainan kotor itu juga membuktikan KPK butuh dipantau oleh Dewan Pengawas (Dewas). Muruah Lembaga Antirasuah harus tetap dijaga.
"Ini bukti dan juga membukakan pemahaman kepada kita bahwa keberadaan Dewas sangat bermanfaat dalam menjaga harkat dan martabat KPK dengan menjaga dan menegakkan etik, itu semua sekali lagi dalam menjaga harkat dan martabat KPK secara institusional," ujar Ghufron.