1 March 2026 19:35
Teheran: Gelombang duka sekaligus kemarahan kini menyelimuti Iran. Ribuan warga turun ke jalan untuk melakukan aksi unjuk rasa menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026 kemarin.
Masyarakat Iran merasa sangat terpukul atas kehilangan sosok imam dan pemimpin spiritual yang selama ini amat mereka hormati. Di berbagai sudut jalan, tangis warga pecah sebagai bentuk kekecewaan dan duka mendalam atas agresi yang dilakukan oleh sekutu AS-Israel terhadap Teheran.
Warga Iran mengutuk keras tindakan mematikan dari kedua negara tersebut. Mereka juga merespons dan menolak tegas pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang sebelumnya menyebut Ayatollah Ali Khamenei sebagai "salah satu orang paling jahat dalam sejarah".
| Baca Juga: KBRI Riyadh Minta WNI Tetap Tenang di Tengah Eskalasi Timur Tengah |