Polwan Muda Jagakarsa Siap Hadapi Dinamika Lapangan

2 September 2026 14:30

Menjadi polisi wanita membutuhkan kesiapan untuk terus belajar dan beradaptasi. Sejak pendidikan, seorang Polwan ditempa untuk memiliki disiplin, ketegasan, dan keberanian dalam menjalankan tugas. Proses tersebut tidak berhenti ketika seragam mulai dikenakan. Pengalaman di lapangan justru menjadi ruang untuk menguji hasil pendidikan dan latihan. Bagi Polwan muda, setiap tantangan menjadi bagian dari langkah untuk membangun karir dan membuktikan kemampuan.

Perjalanan itu juga dilalui Brigadir Iif Iftiyanni Yossri. Di usianya yang masih muda, ia memilih profesi Polwan karena ingin hadir dan memberikan pertolongan bagi masyarakat. Motivasi itu menjadi bekal ketika ia mulai berhadapan dengan berbagai karakter dan persoalan di lapangan. 

Baginya, menjadi Polwan bukan sekadar soal seragam, melainkan tentang tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. Dari tugas-tugas yang dijalani, Iif terus belajar untuk menjadi sosok yang lebih percaya diri dan profesional. Tantangan di lapangan menjadi ujian tersendiri bagi Polwan muda.

Situasi yang tidak selalu bisa diprediksi, menuntut ketenangan, ketegasan, dan keberanian dalam mengambil keputusan. Di saat yang sama mereka juga harus mampu menjaga empati ketika berhadapan dengan masyarakat. Bagi Iif, usia muda bukan alasan untuk menghindari tanggung jawab atau risiko. Justru dari pengalaman tersebut, ia menempa diri untuk membuktikan bahwa setiap tugas bisa dijalankan dengan kesiapan.

"Untuk menjadi Polwan di usia muda itu kan kita ada plus minusnya. Antara passion sama pengabdian kan. Polwan di usia muda itu kan usia paling produktif, kita juga fisik dan mentalnya paling prima. Tapi di balik itu semua kan kita paling junior ya. Kenapa usia muda itu menurut saya lebih efektif dan saya memilih menjadi Polwan usia muda karena ya itu, fisik prima, terus kita juga mempunyai mental, kesehatan mental, keberanian, terus kita juga bisa memutuskan suatu hal dengan cepat dari pembelajaran yang nanti kita belajar dari Polwan-Polwan sebelumnya yang profesional itu," ujar Iif dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 2 September 2026. 
 


Kemampuan Polwan muda dalam menjalankan tugas juga mendapat perhatian dari Ipda Endang Nuriasih, Kasium Polsek Jagakarsa yang lebih dahulu menjalani profesi tersebut. Menurutnya, Polwan muda memiliki potensi besar untuk berkembang asalkan mau terus belajar dan menerima pengalaman. 

Ketegasan dan keberanian tidak hadir dalam sekejap, melainkan terbentuk dari pendidikan, pelatihan, serta pengalaman saat menjalankan tugas. Karena itu, Polwan muda perlu terus diberi ruang untuk mengasah kemampuan dan membangun kepercayaan diri. Mereka adalah generasi yang akan meneruskan estafet pengabdian di lingkungan kepolisian.

"Untuk tugas Polwan di masa sekarang ini, terutama kita memang sebagai Polwan dituntut untuk lebih cerdas di dalam pelaksanaan tugas karena dengan era globalisasi yang menggunakan media komunikasi yang lebih, yang lebih canggih, makanya kita dituntut untuk lebih cerdas dalam pelaksanaan tugas ke depan," ungkap Endang. 

Untuk tugas Polwan di masa sekarang ini, terutama kita memang sebagai Polwan dituntut untuk lebih cerdas di dalam pelaksanaan tugas karena dengan era globalisasi yang menggunakan media komunikasi yang lebih, yang lebih canggih, makanya kita dituntut untuk lebih cerdas dalam pelaksanaan tugas ke depan.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X