Waspada Hoaks Tsunami Imbas Erupsi Anak Krakatau, Ini Penjelasan BMKG

7 September 2026 12:36

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan klarifikasi tegas sekaligus membantah narasi potensi terjadinya gelombang tsunami di wilayah Selat Sunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada tanda-tanda anomali permukaan laut yang mengarah pada ancaman tsunami.

"Pada pagi ini kami sampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di kondisi laut ya di sekitar Selat Sunda belum ada tanda-tanda anomali untuk tsunami baik dari 20 tide gauge yang di BMKG maupun radar maritim di sekitaran situ," ujar Andri Ramdhani dalam dialog di Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin 7 September 2026. 
 


Pihaknya menegaskan bahwa pemantauan terhadap tinggi muka air laut dilakukan secara real-time dan terus-menerus melalui jaringan sensor tide gauge dan radar maritim yang tersebar di sekitar Selat Sunda. Hingga saat ini, parameter oseanografi masih menunjukkan kondisi yang aman dan normal.

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak mudah panik serta tidak terpancing oleh narasi atau video hoaks yang kerap beredar luas di platform media sosial. Warga diminta untuk selalu menyaring informasi dan hanya merujuk pada kanal komunikasi resmi pemerintah, seperti BMKG untuk informasi cuaca, sebaran abu, dan potensi tsunami, serta Badan Geologi (PVMBG) untuk perkembangan aktivitas vulkanik gunung berapi.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X